Category Bisnis

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Pakaian

  • Menentukan jenis pakaian yang akan anda jual

Sekarang silahkan anda putuskan. Ingin berjualan apa saja. Catat setiap ide yang muncul untuk bisnis pakaian anda.

  • Mempelajari jenis pakaian dan jenis bahan

Jenis kain itu berbeda-beda. Harganya juga berbeda-beda. Apalagi jika anda memutuskan untuk menjual secara online. Jangan sampai pembeli kecewa karena anda salah mendeskripsikan barang sehingga pakaian yang dipesan tidak sesuai keinginan.

  • Mencari supplier

Mencari supplier bisa dibilang gampang-gampang susah. Di sini ketekunan, keuletan, dan kehati-hatian kita sangat diperlukan.

Carilah supplier yang mau dan mampu menjelaskan secara detail jenis pakaian tersebut, dan tentu saja mudah dihubungi.

Ada supplier yang susah diajak kerja sama. Ada juga supplier yang mudah diajak kerja sama namun ternyata harganya mahal. Anda tidak boleh terburu-buru untuk memutuskan rekan bisnis pakaian anda.

  • Waktunya berjualan, mulailah dari dropship

Supplier sudah oke. Barang pasti ada. Mulailah dari dropship.

Dropship adalah menjual barang milik orang lain. Anda yang mencari pembeli, lalu supplier yang akan mengirimkan barang.

Keuntungan dari bisnis dropship adalah anda akan fokus belajar pemasaran, belajar cara menjual.

  • Berinvestasilah untuk ilmu

Gunakan waktu anda untuk mempelajari cara berjualan. Jika ada yang merekomendasikan suatu course bagus, ikutilah.

Ini sangat penting. Kalaupun anda punya barang bagus, tapi tidak mampu berjualan, ya percuma.

Secara umum ada 3 sumber pengunjung di internet, yaitu : 1. Media sosial (facebook, twitter, instagram, dsbb) 2. Search engine (google, yahoo, dan bing) 3. Iklan berbayar (instagram ads, facebook ads, google ads)

Fokuslah pada satu saja. Anda master di adwords saja misalnya, penjualan anda pasti melejit. Berinvestasilah untuk ilmu dan fokus.

  • Rekrut karyawan, waktunya memperbesar usaha

Beberapa bulan setelah usaha, anda akan kewalahan karena kebanjiran order. Rekrutlah karyawan untuk membantu anda menjadi customer service.

Karyawan sangat penting untuk melakukan pekerjaan rutin. Anda pun masih tetap bisa fokus mempelajari teknik-teknik terbaru dalam mendatangkan pengunjung yang akan membeli produk anda.

  • Membuka toko offline (fisik)

Nah modal sudah terkumpul. Saatnya anda menstok barang sendiri untuk bisnis pakaian offine. Silahkan membuka toko.

Membuka toko butuh perjuangan ekstra. Satu tahun setelah membuka toko, anda harus memutuskan apakah fokus di online atau juga membuka toko online.

Dalam membuka toko, lokasi sangat penting. Jangan sampai membuat toko mewah yang kesannya mahal di sekitar pasar yang agak kumuh. Anda tidak akan mendapat pengunjung.

  • Putuskan, produksi sendiri atau jadi distributor

Seringnya, lebih murah membeli dari supplier daripada memproduksi sendiri. Anda juga bisa menghemat dari segi waktu. Merk yang anda jual juga merk yang ada di pasaran.

Meski demikian, tidak ada salahnya jika anda ingin memproduksi sendiri. Sama seperti nomor 7. Analisa apa yang terjadi lalu ambil keputusan terbaik.

  • Lipat gandakan keuntungan dengan membuka cabang atau dropship

Anda pernah menjadi dropshiper untuk orang lain. Waktunya sekarang anda membuka peluang usaha tersebut.

Apabila mempunyai toko offline, anda juga bisa membuka cabang di lokasi strategis yang lain. Di kota kelahiran saya, pati. Ada 4 toko dengan nama yang sama di 4 lokasi strategis di kota kami.

  • Perbaiki, perbaiki, dan perbaiki

Dalam bisnis online, berhenti atau stabil artinya mundur. Jumlah rang online semakin bertambah, jika bisnis anda tidak bertambah, artinya anda mundur.

Tips Hebat dalam Menyiapkan Bisnis Pakaian Bekas Anda

Tidak mengherankan saat ini bahwa pakaian bekas yang masih dalam kondisi bagus diteruskan ke orang yang berbeda. Bahkan pakaian dari negara lain dikirim ke negara lain di Asia atau di tempat lain. Ini adalah alasan utama mengapa bisnis pakaian bekas menjadi hit besar di antara orang-orang yang berpikiran bisnis yang menyukai gagasan menjual barang murah atau pakaian bekas.

Beberapa pengusaha bahkan menjual pakaian bekas di internet terutama melalui situs media sosial. Ini bisa sangat efektif terutama karena kebanyakan orang sekarang memiliki akses internet. Jika Anda termasuk orang yang tertarik untuk memulai bisnis pakaian bekas sendiri, Anda sebaiknya mempertimbangkan untuk mengikuti tips yang diberikan di bawah ini.

1. Temukan dealer pakaian grosir terbaik namun termurah.
Penting bagi Anda untuk mencari grosir pakaian bekas yang termurah dan menjalin kemitraan dengan mereka. Pastikan Anda dapat membeli barang dengan harga murah dan diskon dan barang-barang tersebut masih dalam kondisi baik. Karena banyak bisnis sekarang memasarkan produk mereka secara online, Anda dapat mencoba menemukan toko pakaian grosir di internet dan menghubungi mereka melalui nomor yang biasanya diposting secara online.

2. Teliti merek apa yang disukai oleh pasar yang Anda targetkan.
Jika Anda menjual pakaian dewasa, disarankan agar Anda tahu merek yang disukai oleh pria dewasa dan yang oleh wanita dewasa. Di sisi lain, jika Anda menjual pakaian bekas jenis apa pun, penting untuk mengetahui pakaian apa yang “ada” dan merek apa yang biasanya dipilih oleh pembeli. Selain pakaian, Anda juga bisa mencoba menjual tas dan sepatu bekas. Anda bahkan dapat berkonsentrasi dalam menjual pakaian, tas, sepatu desainer. Statistik menunjukkan bahwa barang bermerek lebih mungkin dijual daripada merek lain yang tidak dikenal dan terbukti lebih menguntungkan karena pembeli biasanya mencari merek pakaian tertentu.

3. Jangan membatasi diri pada bisnis pakaian.
Selain menjual pakaian bekas, Anda juga dapat mencoba menjual atau memajang di toko ritel barang-barang lain yang mungkin disukai dan dibeli oleh pembeli Anda seperti aksesori, perhiasan, dan mainan.

4. Pastikan barang masih dalam kondisi baik.
Sebelum membeli pakaian grosir, pastikan semua pakaian yang Anda dapatkan dalam kondisi baik. Periksa mereka dari dalam ke luar dan cari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki atau diperbaiki. Jika tidak bisa diperbaiki maka pasti tidak akan dibeli oleh pelanggan Anda. Setelah membeli barang, Anda harus mencuci pakaian terlebih dahulu jika masih punya waktu, sehingga pakaian itu akan terlihat bersih dan bagus.

5. Pasarkan produk Anda melalui iklan dan teknik pemasaran lainnya.
Jika Anda menjual pakaian bekas di lingkungan Anda, Anda dapat membuat iklan atau papan iklan berwarna-warni yang akan memberi tahu tetangga Anda atau penduduk desa tetangga tentang apa yang Anda jual. Anda juga dapat memberi tahu teman-teman Anda tentang bisnis Anda melalui internet dan teman-teman Anda dapat membantu mengiklankan produk Anda dengan memposting ulang dan meneruskan iklan Anda kepada orang lain di jejaring sosial mereka. Pasti ada teknik pemasaran lain yang dapat Anda gunakan untuk mempromosikan bisnis Anda dan akhirnya mendapatkan lebih banyak pendapatan; itu hanya masalah berpikir keras dan menjadi kreatif.